18 April 2009

IRONI II

gua manusia yg tak memegang janji pada diri sendiri. tadinya bertekad hanya sebentar di pakli. tetapi terfana dgn celah bontot dan celah beda wanita2 moden yg sgt liberal dlm berpakaian. gua akhirnya akur dgn denyutan kepala yg makin menggila. dalam kereta gua layan republik sulap berulang kali. bin saladin, abrakadabra, getepus ..... jadilah magis!

ironi adalah teman sejati. dan idiosinkrasi gua terus bermaharajalela. inilah republik sulap gua.

Tiada ulasan: